Rangkuman materi Minggu 1-7 untuk Quiz 1 MPPI. Disusun berdasarkan slide kuliah dan pola soal quiz tahun-tahun sebelumnya.


1. Dasar-Dasar Penelitian (Minggu 1)

Mulai dari yang paling basic: apa itu penelitian dan bagaimana cara kerjanya.

  • Penelitian = tahapan sistematis dalam mengumpulkan dan menganalisis data untuk memecahkan suatu permasalahan
  • Metodologi penelitian = kerangka kerja keseluruhan yang mencakup langkah-langkah, metode, teknik, prosedur, dan peralatan untuk merencanakan sampai mengevaluasi penelitian
  • Metode ≠ Metodologi - metode itu teknik spesifik (survei, eksperimen), metodologi itu kerangka besarnya. Sering muncul di quiz!

Metodologi ibarat peta perjalanan keseluruhan, metode ibarat kendaraan yang kamu pilih di tiap tahapnya.

Penelitian punya karakteristik tertentu:

  • Berasal dari suatu pertanyaan
  • Mengikuti prosedur tertentu
  • Bersifat siklik (bukan linear) - temuan bisa memunculkan pertanyaan baru yang jadi input riset berikutnya, jadi gak pernah benar-benar “selesai sekali jalan”
  • Berakhir pada suatu publikasi hasil riset
  • Yang BUKAN karakteristik: bersifat linear, sekali jalan

Nah, kalau penelitian itu prosesnya, apa tujuannya?

  • Menjelaskan fenomena tertentu
  • Menjelaskan solusi dari permasalahan
  • Memprediksi sesuatu di masa depan
  • Menginterpretasikan apa yang sedang ditelusuri
  • Yang BUKAN tujuan: mengulangi penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya

Dan hasil penelitian harus punya kontribusi = dampak yang diberikan bagi ilmu pengetahuan. Bukan dampak ke instansi, nominal pendanaan, atau harga jual produk.

Supaya penelitian layak dilakukan, harus penuhi tiga faktor:

  • Novelty - kebaruan, ada hal baru yang belum pernah ada
  • Originality - keaslian, bukan jiplakan
  • Contribution - kontribusi bagi ilmu pengetahuan
  • Yang BUKAN faktor: Experiment (itu metode, bukan faktor). Sering jadi jebakan!

Beberapa hal lain yang sering muncul di quiz:

  • Topik CS/IS/IT yang valid: AI, virtual reality, electronic health, electronic business, big data analytics. Yang tidak termasuk: market research, meneliti kebahagiaan seseorang
  • Sumber ide penelitian: bacaan ilmiah, pengalaman sehari-hari, diskusi ilmiah, pertemuan ilmiah - semua benar
  • Database akademik untuk CS: IEEE - bukan ScienceDirect, Scopus, Emerald, atau SAGE
  • Isu yang layak diteliti harus dimulai dari rumusan masalah yang jelas. Contoh: “Bagaimana mengoptimalkan pencarian dokumen ilmiah yang tersebar di berbagai lokasi.” Bukan hal teknis semata seperti “membuat arsitektur jaringan”

2. Logical Thinking & Problem Identification (Minggu 2)

Sebelum meneliti, kamu perlu bisa berpikir logis - karena penelitian pada dasarnya membangun argumen berdasarkan bukti.

  • Kemampuan logical thinking penting untuk: berargumen, menghindari kesimpulan salah, mengidentifikasi kekeliruan
  • Di quiz kalau ditanya pentingnya kekeliruan logika, jawabannya biasanya semua benar

Kekeliruan logika (logical fallacies) ada tiga jenis:

JenisMasalahnya di manaContoh
MaterialFakta/konsep yang dipakai salah“Bertani = pekerjaan utama pedesaan” (belum tentu)
VerbalKata/bahasanya ambigu“Bank” - lembaga keuangan atau tepian sungai?
ArgumentStruktur logika penyimpulannya salah“A menyebabkan B. B terjadi. Berarti A terjadi.” (belum tentu)

Cara bedain: yang salah faktanya (material), bahasanya (verbal), atau cara nyimpulinnya (argument)?

Setelah bisa berpikir logis, langkah selanjutnya merumuskan masalah penelitian. Urutan ini sering keluar persis di quiz - hafalkan:

  1. Identifikasi Permasalahan Penelitian - apa masalahnya?
  2. Identifikasi Ruang Lingkup Penelitian - batasannya di mana?
  3. Identifikasi Pertanyaan Penelitian - pertanyaan spesifik apa yang mau dijawab?
  4. Identifikasi Tujuan Penelitian - mau mencapai apa?

Hal lain yang perlu diingat:

  • Identifikasi masalah mencakup: diskusi dengan ahli, mengemukakan masalah potensial, mereview literatur, membaca karya ilmiah - semua benar
  • Kalau masalah sudah ringkas dan terdefinisi jelas, langkah pertama: menetapkan metode/teknik yang akan digunakan - bukan langsung kasih solusi atau susun metodologi kompleks
  • “Untuk merekonstruksi penelitian sebelumnya, perlu mereview hasil-hasil penelitian sebelumnya” - BENAR

3. Paragraph Development & Critique Paper (Minggu 3)

Minggu ini tentang cara menulis paragraf yang baik dan cara mengkritisi paper ilmiah. Keduanya nyambung - kalau paham penulisan yang baik, kamu juga bisa menilai tulisan orang lain.

Struktur Paragraf

  • Paragraf ideal minimal 3 kalimat: pembukaan, isi, penutup/pengantar ke paragraf berikutnya
  • Setiap paragraf harus membahas satu topik saja - kalau lebih dari satu, itu yang harus dihindari
  • Kalimat harus efektif dan ringkas. Contoh yang benar: “Para relawan saling membantu mengevakuasi korban bencana” (bukan berbelit-belit)
  • Aturan penyusunan kalimat: question to answer, whole to parts, general to particular, particular to general - semua benar

Supaya paragraf enak dibaca, antar kalimatnya harus punya koherensi:

Koherensi = kesinambungan antar kalimat sehingga ide dalam paragraf mengalir secara logis. Tanpa koherensi, paragraf terasa lompat-lompat.

Empat jenis koherensi yang valid:

  • Pronoun reference - pakai kata ganti yang merujuk kalimat sebelumnya (“Developer menggunakan AI. Mereka merasa lebih produktif.”)
  • Contrasted elements - kontras/perbandingan
  • Repetitive structure - pola kalimat diulang
  • Connections between paragraphs - penghubung antar paragraf
  • Yang BUKAN: “connections between letters” - jebakan yang sengaja mirip-mirip!

Penulisan Ilmiah & Mind Map

  • Poin yang harus ada dalam paper: implikasi penelitian, kajian literatur, research gaps, hasil analisis
  • Yang tidak harus ada: hasil benchmark
  • Bagian paper yang menunjukkan topik riset selanjutnya: Kesimpulan (bukan diskusi atau pendahuluan)

Mind map:

  • Definisi: representasi visual dari informasi yang hirarkis, mencakup ide sentral dengan berbagai cabang topik
  • Kegunaan: memvisualisasikan ide, alat bantu menulis, mengorganisasikan informasi, mengembangkan ide
  • Yang bukan kegunaan: “sebagai alat bantu untuk membuat makalah ilmiah”

Critique Paper

Critique paper = mengevaluasi dan mengkritisi paper ilmiah. Bukan cuma meringkas (itu summary), tapi menilai kekuatan dan kelemahannya.

  • Aspek relevansi dengan perkembangan terkini (state of the art) dievaluasi di bagian Tinjauan Pustaka - bukan metodologi atau identifikasi masalah. Sering jadi jebakan!

4. Literature Review & Plagiarism (Minggu 4)

Setelah paham cara menulis dan mengkritisi, sekarang ke literature review - membaca dan menganalisis paper-paper terdahulu tentang topik yang kamu teliti.

Literature review = tinjauan pustaka. Tujuannya memahami apa yang sudah diteliti (state of the art) dan menemukan celah (research gap) untuk riset kamu.

Dua Jenis Literature Review

Narrative ReviewSLR (Systematic Literature Review)
Pemilihan artikelSubjektif, penulis pilih sendiriPakai kata kunci dari pertanyaan rinci
DatabaseBebasDitentukan di awal
Ekstraksi dataBaca & rangkum biasaPakai perangkat khusus
PenyajianParagraf narasiLebih terstruktur (tabel, diagram)
Bisa diulang?SusahBisa direproduksi karena prosesnya transparan
PosisiBagian dari paperBisa jadi riset independen tersendiri

SLR itu seperti penelitian tersendiri tentang penelitian-penelitian lain. Setiap langkahnya terdokumentasi sehingga orang lain bisa mengulang proses yang sama.

Ciri SLR yang sering jadi soal “KECUALI”: “Menggunakan hanya paragraf narasi untuk menampilkan hasil” - itu ciri narrative review, bukan SLR. Soal ini sudah muncul di minimal 2 quiz berbeda.

Cara Menyajikan Temuan dari Paper Lain

JenisPenanda khasContoh
SummarizeMeringkas“Penelitian X menemukan bahwa…”
SynthesizeMenggabungkan pendapat“Dari kedua pendapat tersebut, dapat dikatakan…”
ContrastMembandingkan/menentang“Hal ini bertentangan dengan temuan Y…”
CriticizeMengkritik“Tetapi penelitian tersebut belum membahas…”

Sumber Artikel & Plagiarisme

  • Direkomendasikan: artikel dari prosiding konferensi ilmiah - menggambarkan kondisi terkini riset
  • Tidak direkomendasikan: Wikipedia, textbook, majalah, slide presentasi
  • Analisis & perbandingan hasil penelitian sebelumnya ditulis di bagian Tinjauan Pustaka

Cara menghindari plagiarisme:

  • Rencanakan kerangka, struktur, dan alur penulisan
  • Lakukan sitasi yang baik dan benar
  • Latihan mencatat secara efektif
  • Latihan melakukan parafrase
  • Yang BUKAN cara menghindari: membaca artikel rujukan sembari menulis - justru meningkatkan risiko karena cenderung menyalin kata-kata yang baru dibaca!

5. Research Design & Statistical Analysis (Minggu 5)

Setelah paham literatur, sekarang merancang penelitiannya. Di sini kamu menentukan bagaimana penelitian akan dilakukan.

Research design = blueprint penelitian yang menentukan metode, teknik pengumpulan data, dan cara analisis.

Riset Eksperimental

Jenis riset yang paling terstruktur - peneliti sengaja mengubah suatu variabel dan mengamati efeknya.

Variabel = sesuatu yang bisa berubah nilainya dan diamati. Contoh: penggunaan AI assistant (variabel yang diubah) dan kecepatan coding (variabel yang diukur).

  • Tujuan: membangun asosiasi antar variabel - membuktikan bahwa perubahan di X menyebabkan perubahan di Y
  • Ada dua kelompok: kontrol (tanpa perlakuan) dan eksperimental (diberi perlakuan)
  • Perbedaan hasil antar kelompok terjadi karena manipulasi eksperimental - bukan faktor operasional, hipotesis awal, atau perbedaan subjek
  • True Experimental: subjek dibagi secara random (karakteristik utama: kontrol atas variabel eksternal berbasis randomisasi)
  • Quasi-Experimental: mirip tapi tanpa randomisasi penuh

Jenis Research Design Lainnya

  • Ethnographic: observasi mendalam di lapangan
  • Historical: analisis data/dokumen historis
  • Action research: penelitian sambil menerapkan solusi

Metodologi yang umum: quasi-experimental, action research, historical, ethnographic. Yang BUKAN: Ethical - itu prinsip/etika, bukan metodologi!

Data, Skala, dan Validity

Data objektif = pengamatan uji coba di lab, hasil eksperimen. Yang bukan data objektif: pembicaraan di telepon, ingatan waktu lampau, survei diisi sendiri, obrolan rapat.

Untuk mengukur opini/sikap responden, digunakan Skala Likert:

Skala Likert = skala bertingkat (biasanya 1-5) dari “sangat tidak setuju” sampai “sangat setuju”. Mengukur seberapa setuju, bukan mana yang benar/salah.

Bukan: multiple choice, true/false, dichotomous (ya/tidak), atau ranking order.

Konsep validity (keabsahan) ada tiga jenis:

JenisPertanyaannya
Internal validityApakah hasil benar-benar disebabkan variabel yang diteliti, bukan faktor lain?
External validityApakah hasil bisa digeneralisasi ke konteks lain?
Construct validityApakah alat ukur mengukur apa yang seharusnya diukur?

Contoh soal: peneliti menyimpulkan video game membantu pasien stroke, padahal kondisi meningkat secara alamiah - ini masalah internal validity.

Aspek etika penelitian = aspek moral yang bisa berdampak negatif pada subjek penelitian. Bukan soal statistik atau ukuran sampel.


6. Survey Research (Minggu 6)

Survey = mengumpulkan data dari banyak responden melalui kuesioner. Minggu ini fokus ke cara merancang survey yang baik.

Urutan Pembuatan Kuesioner

Soal di quiz menyajikan 4 tahap yang diacak. Urutan yang benar:

  1. Tentukan tujuan survey - mau ngukur apa?
  2. Tentukan cara evaluasi survey - gimana cara nilai hasilnya?
  3. Tentukan response scale - pakai skala apa? Likert? Ranking?
  4. Distribusikan survey - baru sebar ke responden

Logikanya: gak mungkin bikin skala jawaban kalau belum tau mau ngukur apa. Dan distribusi selalu terakhir. Hafalin: tujuan dulu, distribusi terakhir.

Kalau di soal urutannya diacak jadi (1) response scale, (2) evaluasi, (3) tujuan, (4) distribusi - maka jawaban: 3 - 2 - 1 - 4.

Tipe Pertanyaan & Kesalahan

  • Butuh jawaban bebas dari responden - open-ended questions (bukan multiple choice atau dichotomous)

Kesalahan yang harus dihindari saat membuat pertanyaan:

KesalahanContoh
Double-barrelled“Bagaimana kesan dan pesan anda?” (harusnya 2 pertanyaan terpisah)
Leading phrase“Seberapa kasar pernyataan A kepada B?” (kata “kasar” mengarahkan)
AmbiguousKata yang bermakna ganda
Terlalu sulitResponden gak bisa menjawab

7. Qualitative Research & Mixed Methods (Minggu 7)

Di minggu-minggu sebelumnya, kamu sudah belajar eksperimen dan survey yang menghasilkan angka. Itu pendekatan kuantitatif. Minggu ini tentang sisi lainnya: kualitatif.

Kuantitatif = data berupa angka, dianalisis secara statistik. Contoh: survey Likert, eksperimen yang mengukur waktu.

Kualitatif = data berupa kata-kata/deskripsi/makna, dianalisis secara interpretatif. Contoh: wawancara mendalam, observasi perilaku.

Karakteristik Kualitatif

  • Proses bersifat induktif - dari data ke teori (amati dulu, baru bangun kesimpulan). Kebalikan dari deduktif (dari teori ke data)
  • Desain penelitian fleksibel - bisa berubah di tengah jalan, tidak fix dari awal
  • Ada keleluasaan penggunaan teori
  • Yang BUKAN karakteristik: kontrol atas konteksnya, proses deduktif, desain fix

Setting Sosial & Ukuran Sampel

Kenapa peneliti kualitatif sering kasih deskripsi rinci tentang setting sosial? Untuk memberikan pemahaman kontekstual tentang perilaku sosial - perilaku seseorang bisa bermakna berbeda tergantung situasinya. Bukan: karena sulit mengingat, untuk generalisasi, atau membandingkan pengamatan.

Berapa banyak sampel yang cukup? Prinsipnya: saturasi (kejenuhan) data.

Saturasi data = titik di mana wawancara/observasi tambahan tidak lagi menghasilkan temuan baru. Itu tanda data sudah cukup.

Bukan ditentukan oleh: analisis sub-grup, keterjangkauan, ukuran efek, atau jumlah variabel (itu konsep kuantitatif).

Konsep-Konsep Penting

  • Grounded theory = ide dan konsep teoretis harus muncul dari data, bukan dari teori yang sudah ada. Observasi dulu, baru bangun teori
  • Triangulation = pakai beberapa sumber/metode berbeda untuk memverifikasi temuan supaya lebih bisa dipercaya

Metode & Sumber Data

  • Metode kualitatif: ethnography, interview, observasi
  • Yang BUKAN metode kualitatif: experiments, structured observation, self-completion questionnaires, surveys - itu semua kuantitatif
  • Data primer = dikumpulkan langsung: hasil eksperimen, transkripsi wawancara, rekaman observasi
  • Data sekunder = sudah ada sebelumnya: dataset pada domain publik

Mixed Methods

Kadang satu pendekatan gak cukup, jadi kuantitatif dan kualitatif digabung.

Mixed methods = menggabungkan kuantitatif dan kualitatif dalam satu penelitian untuk gambaran yang lebih lengkap.

DesainCara kerjanya
DevelopmentalKualitatif dulu, bangun model, lalu diuji kuantitatif
Sequential explanatoryKuantitatif dulu, lalu kualitatif untuk menjelaskan
Sequential exploratoryKualitatif dulu, lalu kuantitatif untuk generalisasi
Convergent parallelKuali & kuanti dijalankan bersamaan
EmbeddedSatu metode dominan, yang lain pendukung
CompensationKualitatif untuk melengkapi sampel kecil dari kuantitatif
ComplementaritySaling melengkapi
CorroborationSaling memvalidasi

Cara ingat yang paling sering keluar: explanatory = kuantitatif duluan (angka dulu, baru dijelasin). Exploratory = kualitatif duluan (eksplorasi dulu, baru digeneralisasi angkanya).


Tips Menghadapi Quiz

  1. Hati-hati soal “KECUALI” - baca pertanyaan 2x, pastikan kamu cari yang SALAH/TIDAK TERMASUK
  2. “Semua benar” sering jadi jawaban yang benar - tapi gak selalu. Baca semua opsi dulu sebelum pilih
  3. Urutan/proses sering keluar persis - hafalkan urutan formulasi masalah dan tahap pembuatan kuesioner
  4. Bedakan istilah mirip: metodologi ≠ metode, narrative review ≠ SLR, internal ≠ external validity, kuantitatif ≠ kualitatif
  5. Trap questions yang sering muncul: IEEE (bukan Scopus) untuk CS, Ethical bukan metodologi, mind map bukan untuk makalah, “membaca artikel sambil menulis” bukan cara hindari plagiarisme

Referensi

Slide Kuliah (Minggu 1-7)

MingguFileLink
1What is Research in SI/TIDownload
2Logical Thinking & Problem IdentificationDownload
3Writing Techniques, Paragraph Development & Critique PaperDownload
4Literature Review & Plagiarism (rev. 02/03/2026)Download
5Research Design & Statistical AnalysisDownload
6Survey ResearchDownload
7Qualitative Research (update 2026)Download

Semua materi kuliah: Folder Materials

Soal Quiz Tahun Lalu

FileLink
Quiz 1 (Gasal 2022/2023)Download
Quiz 1 MPPI (versi lain)Download
Kuis 1 MPPI Genap 2022/2023Download
Quiz Online 1 Kelas B (Genap 2017/2018)Download
Quiz 2 MPPI Genap 2022/2023Download

Semua soal quiz: Folder Referensi Quiz 1